SITUS SLOT ONLINE PULSA TANPA POTONGAN Slot Deposit Pulsa Rate Termurah BONUS DEPOSIT HARIAN 20

MATAHARIBET88

MATAHARIBET88
MATAHARIBET88

BERITA TERBARU DARI PSG YANG SEDANG MENGALAMI TERPURUK USAI KALAH DI CHAMPIONS LEAGUE

 

neymar jr
    

            Berita Liga Champions: Striker Paris Saint-Germain, Neymar Jr, mengaku sangat marah dan kecewa usai Les Parisiens disingkirkan oleh Real Madrid dari Liga Champions musim ini. Namun Neymar membantah tudingan yang menyebut PSG tersingkir karena kurangnya usaha para pemain di atas lapangan.

Di awal musim 2021/22, Paris Saint-Germain sempat digadang-gadang sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menjadi juara Liga Champions. Hal itu tak bisa lepas dari komposisi pemain mereka yang diperkuat oleh sederet pemain top dunia seperti Kylian Mbappe, Neymar Jr, Lionel Messi, Gianluigi Donnarumma, dan masih banyak bintang hebat lainnya.

Namun pada kenyataannya, PSG hanya mampu berpartisipasi hingga babak 16 besar saja karena mereka disingkirkan oleh Real Madrid. Meski pada leg pertama mereka mampu meraih kemenangan tipis 1-0, akan tetapi di pertemuan kedua mereka dihajar dengan skor 3-1.

                                                      SANDS138 

Tersingkirnya PSG dari UCL musim ini membuat mereka menjadi sasaran empuk para kritikus. Bahkan tak sedikit yang menyebut Les Patrisiens tersingkir karena para pemainnya kurang berusaha untuk menampilkan performa yang meyakinkan.

Neymar sendiri mengakui bahwa dirinya sangat marah dan kecewa saat PSG dipastikan tersingkir. Namun sang pemain membantah semua tudingan miring yang dialamatkan kepada timnya.

"Saya kecewa dengan tersingkirnya di Liga Champions. Saya marah," ujar Neymar seperti diilansir dari Goal International.

"Saya ingin terus menjadi lebih baik. Saya ingin terus mencetak gol dan memenangkan gelar."

"Itu adalah hari-hari yang sulit, pekan-pekan yang sulit bagi kami. Kami tidak ingin kalah. Kami di sini bukan untuk itu, kami tidak merencanakannya."

"Tidak ada yang melambat untuk ini. Justru sebaliknya. Kami mendedikasikan diri, kami berkomitmen dan berlatih untuk ini."

"Saya kembali dari cedera yang memberikan hidup saya untuk berada di sana pada waktu itu, bahkan jika itu berarti kalah, tapi setidaknya saya akan bersama tim," pungkasnya.

 Mantan pemain Lazio, Paolo Di Canio, mengkritik sikap Lionel Messi saat Paris Saint-Germain disingkirkan oleh Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions. Saking kesalnya, Di Canio menyebut Messi sebagai sosok alien tanpa emosi.

                                            


Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa perjalanan Paris Saint-Germain di Liga Champions musim ini hanya sampai babak 16 besar. Pasalnya pada leg kedua yang digelar di markas Real Madrid, Les Parisiens kalah dengan skor 3-1 dan membuat mereka kalah agregat 3-2.

Namun yang menjadi sorotan adalah sikap Lionel Messi yang tak menunjukkan kekecewaan. Messi hanya terlihat menggaruk kepala tanpa emosi.

Sikap tersebut lantas membuat Paolo Di Canio melontarkan kritikannya. Saking kesalnya, Di Canio menyebut Messi sebagai sosok alien tanpa emosi. Di Canio mengaku lebih suka sikap Cristiano Ronaldo yang lebih ekspresif dan tak jarang melontarkan pernyataan provokatif.

"Messi meninggalkan lapangan dengan menggaruk kepalanya, dia tanpa emosi. Saya lebih suka Cristiano Ronaldo. ‘Apakah Anda ingin aku duduk di bangku cadangan lawan Man. City? Aku pulang ke Portugal, lalu kembali dan mencetak hat-trick.’ Saya lebih suka orang dengan jiwa ketimbang alien tanpa emosi," ujar Di Canio kepada Sky Sport Italia.

Pada akhir pekan lalu saat PSG meraih kemenangan 3-0 atas Bordeaux di Parc des Princes, Messi juga mendapatkan siulan dari para penggemar Les Parisiens yang kecewa karena sang bintang gagal memberikan dampak. Menurut Di Canio sikap para pendukung PSG terhadap Messi bisa diterima.

"Messi telah menunjukkan kelemahan dalam kepribadiannya. Tentu saja dia dapat disiuli. Ada ribuan fan menantikan dirinya. Mereka punya mimpi besar, tapi perilakunya tidaklah tepat," ujarnya melanjutkan.

"Neymar lebih parah. Dia tak melakukan hal istimewa dalam sebulan terakhir, lalu bilang mau ke MLS," pungkasnya.

Manajer Paris Saint-Germain, Mauricio Pochettino, memberikan pembelaan terhadap Lionel Messi dan Neymar Jr yang mendapatkan makian dari fans Les Parisiens. Pochettino menegaskan bahwa kegagalan PSG di Liga Champions bukan kesalahan kedua pemain tersebut.

Pada saat Paris Saint-Germain meraih kemenangan 3-0 atas Bordeaux di Parc des Princes, Senin (14/3) dini hari WIB, ada pemandangan yang tak biasa di dalam stadion. Pasalnya sekelompok penggemar PSG memaki Lionel Messi dan Neymar Jr akibat kegagalan tim kesayangannya di Liga Champions.

                                                MATAHARIBET88

Menanggapi hal tersebut, Mauricio Pochettino lantas memberikan pembelaan. Sang manajer menegaskan bahwa kegagalan PSG di UCL bukan kesalahan Messi dan Neymar, melainkan kesalahan dari seluruh tim.

"Tidak, bagi saya itu tidak adil. Kami semua pantas mendapatkan kemarahan dari para penggemar ini, bukan hanya Neymar dan Messi, mereka adalah dua pemain kelas dunia," ujar Pochettino seperti dikutip dari Goal.

"Karena itu mereka harus dihormati. Ketika kami kalah atau menang, itu selalu sebagai tim. Kami dapat memahami rasa frustrasi dan kekecewaan para pendukung kami."

Kami merasakan hal yang sama dan kami semua bersama-sama dalam frustrasi yang luar biasa karena tidak melangkah lebih jauh di Liga Champions. Olok-olok itu seharusnya untuk semua orang, tetapi fokusnya tetap harus memenangkan gelar."

"Situasinya sulit, kami tidak akan mengubah masa lalu. Saya harus mencoba berkonsentrasi dan memenangkan gelar, tetapi juga harus meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan berikutnya."

Tidak ada komentar