SITUS SLOT ONLINE PULSA TANPA POTONGAN Slot Deposit Pulsa Rate Termurah BONUS DEPOSIT HARIAN 20

MATAHARIBET88

MATAHARIBET88
MATAHARIBET88

KASUS FINANCIAL JUVENTUS, JUVENTUS TERANCAM TURUN KE DIVISI 2 LIGA ITALIA


 

                        SPORTBOOKGO - Kabar buruk datang dari Klub Italia Seria A, yaitu Juventus. mereka terpaksa harus kembali ke masalah hukum. Karena Juventus di duga melakukan pemalsuan pembukuan dan melakukan transfer dengan nominal 50juta euro atau sekitar 815Milliar.

JUDI SLOT TERBAIK

Pada hari jumat kemarin, Guardia di Finanza, alias perusahaan yang bergerak dibidang keuangan Italia atau dengan kata lain di indonesia di sebutkan sebagai tim KPK. Mereka sampai pada hari itu juga di Continassa markas latihan Juve.


Sidak tersebut dilakukan langsung di lakukan oleh Guardia di Finanza karena mereka mendapatkan laporan bahwa terkait transfer sebesar lebih dari 50 Juta euro dalam kasus capital gain dari tahun 2019 sampai 2020 lalu. Sehingga dia menyita semua dokumen yang terkait.

SLOT TERBAIK 2022

Penyeledikan itu dimulai dari kantor kejaksaan Piedmont. Turin, Mereka membuka berkas setelah melakukan penyelidikan CONSOB dan COVISOC ( Komisi atau dewan pengawas Serie A ), yang memiliki kasus capital gain di kompetisi Seria A Italia.


Dalam kasus tersebut menyeret presiden Juventus yaitu Andrea Agnelii. Dia pun menjalani penyelidikan dan wakil presiden juventus Paved Nedved. Tidak hanya mereka saja, Eks direktur Fabio Paratici yang sekarang sudah bekerja di klub Premier League yaitu Tottenham Hotspur juga dijadikan saksi terkait hal tersebut.


Chief Corporate & Financial Officer saat ini yang sedang di jabat oleh Stefano Cerrato dan Stefano Bertola juga di selidiki sebagai mantan Chief Financial Officer Marco Re.

SLOT DEPOSIT PULSA BONUS NEW MEMBER

Menurut surat kabar La Gazzetta dello Sport dan Sportmediaset dikutip Footbal Italia, mengklaim kalau Juventus beresiko sangat berat dan mereka akan dijatuhi denda atau menerima pengurangan point pada musim ini.


Tetapi hukuman tersebut bakal bisa menjadi lebih berat kalau penyidik membuktikan kalau perubahan pendaftaran tim untuk kejuaraan Liga Italia. Merujuk pertemuan COVISOC, mereka memerlukan penyelidikian lebih lanjut terkait kasus lain seperti pertukaran pemain antara Miralem Pjanic dan Arthuer Melo dari Barcelona pada 2020 lalu.

SLOT ONLINE GATES OF OLYMPUS

Didalam kasus itu Juve dituduh melakukan penipuan, dan mereka harus mengumpulkan capital gain sebelum waktu yang sudah diberikan.


COVISOC juga sudah menandai beberapa hal termasuk 62 transfer yang mencurigakan, itu adalah memberikan dokumen kepada kantor kejaksaan FIGC. Keuntungan modal melalui kesepakatan pertukaran pemain juga di bahas beberapa tahun terakhir karena mereka sulit menetapkan nilai pasar setiap pemain.

EVENT SLOT TAHUN BARU 2022

COVISOC juga mengatakan kalau ada kasus lain yang memunculkan nama Juventus setelah melakukan beberapa bisnis dengan klub-klub Olympique Marseille, Sampodria, Parma, Genoa, Barcelona, dan Manchester City.


Kasus terbesar yang terbeberkan adalah kesepakatan tukar guling antara Juventus dan Manchester City, Yaitu Joao Cancelo dengan Danilo pada tahun 2019 silam. Kesepakatan pertukaran tersebut adalah 90 juta euro untuk Bianconeri, tetapi hanya sekitar 3 juta euro saja yang sudah berpindah tangan. Pada saat itu dipimpin oleh Fabio Paratici.


Kabar Lebih lanjut II Tempo juga menerbitkan daftar transaksi yang sedang mereka periksa, karena Danilo dihargai 37 juta Euro ketika dia sudah berada di klub. Dengan Joao Cancelo senilai 65 juta euro ketika dia berpindah ke Manchester City. Selain Juventus ada lagi tim asal selatan Italia yang juga masuk dalam daftar sorotan oleh para penyidik COVISOC. Hal itu dikatakan atas tanda tangan penyerang asal Nigeria yaitu Victor Osimhen.

JUDI SLOT TERPERCAYA

Osimhen bergabung ke Napoli dengan deal senilai 71,25 juta euro, dengan Orestis Karnezis, Claudio Manzi, Ciro Palmieri dan Luigi Liguori yang sudah bergabung ke LOSC Lille yang estimasi harga pemain tersebut adalah 20,13 juta Euro.


Harga pemain Osimhen ke Napoli itu mencetak rekor pembelian klub yang mendapatkan julukan i Partenopei tersebut. Akan tetapi, beberapa penyidik menilai itu tidak mungkin tentang biaya transfer tersebut. 


Di sisi lain, Parma, Pescara, Sampdoria dan Chievo Verona juga terseret dalam kasus transfer yang mencurigakan seperti yang di laporkan oleh FIGC kepada COVISOC.

Tidak ada komentar